Text
STRUKTUR JATUH TEMPO UTANG, MANAJEMEN LABA, DAN KINERJA SAHAM: BUKTI EMPIRIS DARI PASAR MODAL INDONESIA
Studi ini mengkaji kembali isu tersebut dengan menganalisis bagaimana struktur jatuh
tempo utang memengaruhi manajemen laba berbasis akrual dan aktivitas riil, serta
dampaknya terhadap stock return. Dengan menggunakan data panel perusahaan nonkeuangan dan mengintegrasikan kerangka Modified Jones dan Roychowdhury dalam
model risiko multifaktor, penelitian ini menangkap interaksi antara pengaturan laba dan
respons pasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa utang jangka pendek secara signifikan
meningkatkan kecenderungan perusahaan melakukan manajemen laba berbasis akrual
dan aktivitas riil, sementara utang jangka panjang tidak signifikan secara statistik,
menegaskan bahwa tekanan likuiditas jangka pendek merupakan pendorong utama
distorsi laba. Selanjutnya, manajemen laba berbasis akrual terbukti menurunkan return
saham pada periode berjalan, mengindikasikan kemampuan pasar mendeteksi manipulasi
akrual, sedangkan manajemen laba berbasis aktivitas riil dan variabel interaksi secara
statistik tidak signifikan terhadap return baik di tahun berjalan maupun tahun berikutnya.
Ketidaksignifikanan seluruh variabel manajemen laba pada return t+1 menunjukkan tidak
adanya reaksi pasar yang tertunda, mencerminkan efisiensi pasar dalam mengakomodasi
informasi kualitas laba secara tepat waktu. Temuan ini menegaskan peran sentral
refinancing pressure dalam mendorong manajemen laba dan menggarisbawahi
sensitivitas pasar yang lebih kuat terhadap distorsi akrual dibandingkan aktivitas riil.
| 30007823 | 7823 | RLC MM (Rak Tesis) | Available |
No other version available