Text
PREMI RISIKO ESG: VARIASI REGIONAL DALAM ASSET PRICING
Penelitian ini mengevaluasi apakah faktor Environmental, Social, and Governance (ESG), yang direpresentasikan melalui faktor Brown-minus-Green (BMG), merupakan risiko sistematis yang dihargai di pasar Amerika Serikat, Tiongkok, dan India. Penelitian ini menguji apakah dimensi keberlanjutan memberikan penjelasan tambahan terhadap imbal hasil di luar faktor risiko tradisional. Menggunakan pendekatan Fama–MacBeth dua tahap pada data mingguan 2018–2025, dengan pemisahan periode in-sample dan out-of-sample, hasil menunjukkan tidak ada premi risiko ESG positif signifikan di Amerika Serikat dan India. Sebaliknya, Tiongkok menunjukkan koefisien negatif mendekati signifikan (level 10%), mengindikasikan penalti pasar terhadap eksposur brown atau munculnya green premium. Temuan menyimpulkan bahwa ESG bukanlah faktor risiko global yang konsisten, melainkan sangat bergantung pada konteks institusional regional, kebijakan regulasi keberlanjutan, dan tingkat kematangan pasar.
| 30007814 | 7814 | RLC MM (Rak Tesis) | Available |
No other version available