Text
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK OVERHAUL DI PLTU INDRAMAYU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi waktu dan biaya pada proyek
overhaul di PLTU Unit 2 Indramayu melalui penerapan project crashing dengan metode
linear programming. Meningkatnya kebutuhan listrik di Indonesia serta peran vital
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menuntut strategi pemeliharaan yang efektif
untuk menghindari kerugian pendapatan akibat keterlambatan proyek. Dengan
pendekatan mixed-method, penelitian ini menggabungkan wawasan kualitatif dari
observasi langsung dan wawancara dengan data kuantitatif dari dokumentasi proyek.
Struktur Rincian Kerja (WBS) dan Critical Path Method (CPM) digunakan untuk
mengidentifikasi aktivitas kritis, kemudian dilakukan crashing proyek menggunakan
Excel Solver untuk menentukan jadwal dan biaya optimal. Hasil penelitian optimasi
jadwal overhaul melalui pemodelan matematis menunjukkan bahwa crashing pada
aktivitas kritis tertentu dengan fungsi tujuan meminimalkan biaya crashing secara
signifikan mengurangi durasi proyek dari 571 jam menjadi 493 jam dengan peningkatan
biaya langsung yang terkendali, sekaligus menurunkan biaya tidak langsung akibat
lamanya durasi proyek. Jadwal yang dioptimalkan meningkatkan pemanfaatan sumber
daya dan menghasilkan trade-off waktu-biaya yang lebih efisien dengan biaya optimum
sebesar Rp 193.443.887. Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi manajer proyek
pembangkit listrik untuk mengimplementasikan crashing berbasis linear programming
dalam perencanaan pemeliharaan. Kontribusi ilmiah ditunjukkan melalui penerapan
metode CPM dan linear programming dalam konteks operasi MRO (Maintenance,
Repair, and Overhaul) pembangkit Listrik.
| 30007819 | 7819 | RLC MM (Rak Tesis) | Available |
No other version available