Text
PENGARUH KOMPETISI DAN MODAL BANK TERHADAP PENCIPTAAN LIKUIDITAS: STUDI KASUS PADA BANK KOMERSIAL DI ASIA PASIFIK
Fungsi bank komersial dalam menghasilkan likuiditas adalah dasar dari stabilitas keuangan di wilayah Asia Pasifik yang mengandalkan sistem keuangan berbasis bank, yang memicu diskusi tentang dampak dari persaingan dan modal bank. penelitian ini menyelidiki pengaruh kedua faktor tersebut terhadap penciptaan likuiditas di negara maju dan berkembang di Asia Pasifik, serta menilai efek dari krisis Covid-19, dengan menggunakan metode System GMM pada data dari 713 bank komersial di 12 negara selama tahun 2014 hingga 2023. Temuan penelitian menunjukan bahwa persaingan antar bank menunjukan variasi yang kuat secara signifikan mendukung penciptaan likuiditas (The Innovation and Efficiency Channel) di negara berkembang, tetapi menurunkan penciptaan likuiditas (The Character Value Hypotesis) di negara maju. Sementara itu, modal bank memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap penciptaan likuiditas di semua kelompok, yang mendukung hipotesis Financial Fragility Crowding Out. Selanjutnya, krisis Covid-19 terbukti berkontribusi pada peningkatan penciptaan likuiditas yang signifikan dengan bank berfungsi sebagai pemberi pinjaman pertama, terutama di negara berkembang, sedangkan variabel kontrol seperti efisiensi operasional dan profitabilitas juga menunjukan engaruh yang signifikan. Kesimpulan utama adalah bahwa efektivitas kebijakan makroprudensial perlu disesuaikan dengan struktur pasar modal domestik, mengingat bahwa dinamika kompetisi dan modal berbeda secara mendasar antara negara maju dan berkembang, memberikan implikasi penting bagi regulator dan merancang kebijakan yang seimbang antara stabilitas keuangan dan fungsi intermediasi bank.
| 30007806 | 7806 | RLC MM (Rak Tesis) | Available |
No other version available