Text
IMPLEMENTASI VALUE CHAIN MANAGEMENT DEPO LAVIDA JAKARTA SEBAGAI STRATEGI PERLUASAN JANGKAUAN SALURAN DISTRIBUSI LAVIDA DI JAKARTA
Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia menunjukkan pertumbuhan rata-rata sebesar 5% per tahun dengan jumlah 1.200 produsen dan 2.100 merek berizin edar. Persaingan yang semakin ketat menuntut PT Harazaki Surya Abadi selaku produsen AMDK merek Lavida untuk meningkatkan daya saing guna memperluas jangkauan pasar. Lavida saat ini beroperasi di wilayah Sukabumi dan Bogor, namun mengalami penurunan penjualan setiap tahunnya karena aktivitas pemasaran yang belum optimal dan jangkauan distribusi yang terbatas. Sementara itu, tingkat konsumsi AMDK tertinggi berada di wilayah Jakarta, sehingga perusahaan berupaya memperluas pasar dengan membuka Depo Lavida Jakarta menggunakan unused asset yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengembangan Depo Lavida Jakarta agar dapat beroperasi secara efektif dalam memperluas saluran distribusi dan meningkatkan penjualan. Pendekatan penelitian dilakukan melalui business coaching dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan studi dokumen. Analisis dilakukan menggunakan Business Model Canvas (BMC), Porter’s Five Forces, SWOT, dan VRIO untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan kebutuhan strategis.
| 30007804 | 7804 | RLC MM (Rak Tesis) | Available |
No other version available